Archive | October, 2011

SANG PENARI (culture, politic, and love)

25 Oct

Inilah budaya Indonesia, bisa digambarkan dengan 1 kata , KAYA! Banyak cara yang bisa dipakai untuk mengenalkan budaya ke khalayak di Indonesia (bahkan dunia), salah satunya dengan Film. Film Sang Penari ini mengangkat  1 dari sekian banyaknya budaya di Indonesia, RONGGENG. Kalo denger kata ini jadi inget lagu jaman dulu yang sempet nge-hits di Indonesia. ~nyai Ronggeng, memang asik asik goyangannya, Nyai Ronggeng..~. Sebelumnya cuma segitu pengetahuan saya tentang Ronggeng. Tapi ternyata dalam film ini, dikenalin banget dengan detil bagaimana sulitnya jadi Ronggeng itu jaman dulunya.

Minggu lalu, kebetulan banget dapet undangan Pre-Launcing film Sang Penari. Seneng banget, karena sebelumnya pernah baca sedikit Sinopsisnya di ChicMagz  waktu mereka bagi-bagi tiket by Quiz di Twitter (gw ga menang, tapi Alhamdulillah malah dapet undangannya-hihi) . Film yang diangkat dari Novel Trilogi “Ronggeng Dukuh Paruk” by Ahmad Tohari. Yang kemudian diadaptasi Salman Aristo, penulis skenario yang juga mengerjakan Garuda di Dadaku dan Laskar Pelangi. Ia juga dibantu oleh Shanty Harmayn dan sang sutradara, Ifa Ifansyah. Kabarnya ini Novel karangan lama, dari om gw masih SMP (nah gw umur berapa ya berarti –hihi).  Bayangan gw , BAYANGAN, sebelum nonton, ini ceritanya berat! Tapi ternyataahh oh ternyatahh…sesuatuu!

Undangan nontonnya jam 9 pagi di hari Minggu , diulang MINGGU PAGI. Tapi demi memenuhi hasrat penasaran nonton Film ini, pagi-pagi langsung mandi, sambil nunggu si Kanda (ehm..) jemput, siap-siap, ngetwit sedikit, bahkan sarapan juga bawa-bawa piring ke mobil, terus jam 8 capcus ke PIM 1 (Pondok Indah Mall 1). Sampai sana, (sedikit gambaran) dapet parkiran PIM di depan, DI DEPAN! Pas masuk mallnya escalator masih pada mati (apalagi lift), dan agak lari-lari balapan sama mba-mba dan mas-mas yang mau buka toko.

Waktunya nonton, semua masuk bioskop, kebetulan dapet di Studio 2. Dan film dimulai!

Beda sama saat ini, jaman dulu seperti di dalam cerita Sang Penari, untuk menjadi penari Ronggeng bukan sekedar cita-cita, tapi juga jadi jalan hidup. Susah didapat, dan susah juga ngelepasnya. Dalam film ini, Ronggeng itu bukan cuma joget, tapi jaman dulu ‘dipercaya’ harus merupakan ‘orang yang terpilih’ yang bisa menjadi seorang Ronggeng.

Si Srintil (Red-Ronggeng) yang bahkan sudah dari kecil impiannya menjadi Ronggeng inipun, ga semudah itu jadi Ronggeng. Sempat dia ditinggalin penonton karena dianggap bukan ‘orang yang terpilih’ untuk menjadi Ronggeng.  Srintil sempat harus memilih, menjadi Ronggeng atau hidup damai dengan yang pria yang dicintainya, Rasus. Ronggeng adalah impian dan sebagai penebus dosa orang tuanya yang sudah menyebabkan warga desa beserta Ronggeng sebelumnya meninggal dunia akibat makanan yang di jual orang tuanya. Ya Srintil memutuskan untuk menjadi Ronggeng.

Ironi! Jadi seorang Ronggeng berat banget, selain jual tarian dia juga harus ‘menjual diri’. Tapi anehnya, karena itulah Ronggeng jadi profesi terhormat dan kasta tertinggi di Desa Dukuh Paruk itu. Bahkan istri-istri SANGAT merelakan suami-suaminya untuk melakukan hal tersebut, kebanggaan tersendiri untuk Istri. Karena bukan lelaki sembarangan yang dapat kesempatan, kaya raya adalah syarat utamanya. Awalnya Srintil hanya bisa menangisi dan terus saja mengingat Rasus, lelaki yang amat dia cintai itu. Rasus akhirnya mengikhlaskan Srintil memilih utnutk menjadi Ronggeng dan   Rasuspun menjadi seorang Tentara RI. Itulah pilihan hidup.

Cerita gak berenti di situ, saat itu seiring dengan masuknya faham Komunis (PKI) yang merajalela di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Desa Dukuh Paruk. Seni Ronggeng inipun dimanfaatkan PKI untuk meluaskan wilayah penjajahan. Karena mayoritas masyarakat desa ini buta baca-tulis, mereka semua secara tidak sadar tercatat sebagai anggota PKI atas paham yang dibawa dari kota (mereka menyebutnya kota). Termasuk Srintil.

Bisa dibayangkan bagaimana kehidupan Srintil sebagai anggota PKI yang memiliki Rasus,orang yang dicintainya yang seorang Tentara RI. Bagaimana pula perjuangan Si lelaki ini supaya Srintil tidak ‘dilenyapkan’ Tentara RI.

Satu kata (lagi-lagi satu kata-hihi) KEREN! Film ini bener-bener keren, gak ngebosenin atau monoton, film yang gak bisa lo nebak ujungnya kayak apa (Sad atau Happy Ending), bener-bener bikin lo bilang “oohh” atau “waww” karena gak lo dapet di Film lain atau di buku Sejarah SD kita dulu, bahkan film ini ngasih knowledge dengan tidak menjudge siapa yg merasa benar atau yang salah. Yang pasti jangan harap lo bisa pejamin mata karena mata ikutan tegang. Gak salah kalo ini film bakal ikut festival deh.

Film ini kabarnya bakal launch 10 November 2011. Gak ada alesan buat gak nonton film berkualitas kayak gini lagi kayaknya. Ayo pembuat film Indonesia, bikin film-film model gini lagii doongg… 😀

[Tutorial #8] Kriwil Perfect!

19 Oct

Kayak judulnya, mode ini looks like kriwil banget. Sebenernya ini hampir sama dengan tutorial 6 , beda stepnya cuma di penjepitan Asesoris.

Kalo tutorial 6, itu digulung dan dijepitnya (dipenitiinn pake bros nya), cuma bagian depannya aja, jadi cuma setengah.

Tutorial #6

Sedangkan di tutorial #8, yang dijepit bros adalah semua bagian :

Tutorial #8

Untuk Kriwil Perfect, begini hasilnya :

Hal ini ngaruh banget ke hasilnya, so choose what theme today are you? 😉

Ini dia stepnya :

Keterangan :

1 dan 2. Letakkan shawl di kepala (kiri pendek dan kanan lebih panjang), masukan asesoris favorit disisi kiri (sematkan pula pada inner hijabmu agar lebih kuat).

3 dan 4. Ambil tepi jilbab bagian dalam, rekatkan, dan sematkan dengan jarum pentul.

5, 6, 7, dan 8 . Ambil bagian kanan (lebih pajang), putar ke belakang hingga ke depan, dan putar kembali ke belakang atas kepala, sematkan dengan jarum pentul di atasnya.

9 dan 10. Ambil bagian kiri )lebih pendek) sematkan ke belakang.

11. Tarraaa!

E3 in 1 : Eyeliner, Eyebrow and Eyeshadow!

19 Oct

Kalo gw udah gak perlu lagi beli eyeliner dan eyebrow lagi. Cukup dikemas dalam 1 secret untuk cantik dan berhemat, karena ga perlu beli 2 macem. Untuk eyeliner, eyebrow dan bahkan bisa dipake untuk eyeshadow ala Smooky, gw ada secret (no more secret since now hihihi). And the Secret is all about  BRUSH+BLACK EYESHADOW!

maccosmetics.com

Note : sejujurnya ga harus merk tertentu, yang penting bentuk kuasnya dan eyeshadow hitam 😉

Are you Concealer addict?!

19 Oct

Assalamualaikum..

Mau share sedikit ni. Sejujurnya gw ga punya banyak produk MAC (karna harganya itu) hihi.. tapi ada 1 favorit gw..
MAC Studio Sculpt Concealer
Image

maccosmetics.com

Awalnya salah beli, yang mau dibeli tadinya Painterly (base/dasar buat eyeshadow), tapi karena bentuknya sama, jadi malah beli Concealernya. hehe

Tapi dari penggunaannya yg udah lumayan lama, nemu beberapa kegunaan:

1. Buat base/dasar eyeshadow – yang salah beli tadi, ternyata bisa digunain buat base mata juga, which is ini berguna supaya make upnya awet dan warna eyeshadownya keluar event kulit kita macem2 n beda2 warnanya

2. Seperti biasa, concealer buat nutupin jerawat, bekas jerawat, dan konco2nya hihi

3. Walaupun ga make up sama sekali (even ga bedakan jg), tapi buat gw bawah mata itu penting banget pake ini. Maklum bawah mata gw agak gelap, kayak org sakit atau kecapean. hihi

4. Point ini, gw nemuin iseng coba2 sendiri. Kalo buat acara2 tertentu, misal kondangan di gedung, perlu banget lipstik. Tapi kadang warnanya ga keluar, maunya sih shocking pink, tapi karena bibir gw tergolong kering dan berwarna agak gelap, jadi susaaaahh banget pake lipstik biar keluar warna yg di-inginin, nah tinggal olesin sedikit banget concealer ini di bibir sebelum pake lipstik. wow Work it! ;)

Monday Outfit!

18 Oct

Senin buat gw adalah hari yang menentukan akan bagaimana mood seminggu ke depan, jadi penting buat melakukan hal terbaik di hari Senin (even sebenarnya gw bilang gini ke semua hari hihi)

Budaya di departemen kanror gw itu formal untuk Senin-Jumat. Which is no- jeans, n0-kaos, no-flat Shoes. Tapi berkemeja dan bercelana bahan aja setiap hari, hmm bosan juga. Jadi suka iseng ber-mix match sama yang ini. Ini Outfit yang dipakai Senin kemarin 😉

Paris Shawl Unbranded | Blazer Accent | Maxidress Undranded | Belt Elizabeth | Shoes Marie Claire

Happy Monday !

Outfit Today Oktober!

1 Oct

Assalamualikum…

Dikantor, Senin-Kamis harus tertib berbusana kantor yang formal. Which is no Cotton, No jeans, No ‘Teplek” Shoes. Jadi Jumat bisa dibilang hari FR(EE)DAY buat baju kantor. Nahh..Kebetulan Jumat 29 sep 2011 adalah hari terkahir di bulan Sep untuk masuk kantor. Jadi sempetin deh abadiin end of Month September. Casual bangett! 🙂

Hijab Cahya | Glassess Unbranded | Cotton Top Unbranded | Jeans Logo | Shoes Marie Claire

Good bye September.. Welcome Oktober…!!! 🙂