[Event] : Rahasia “Tiga” dalam Konser Traya!

8 May
20150503_233345

TRAYA

 

Jam dinding menunjukkan pukul 17.00 WIB sudah sangat gelap gulita. Saat itu cuaca sedang tidak bersahabat, hujan yang sangat deras mengguyur seluruh kota, pun petir yang berdentum keras memekakkan telinga terlihat sesekali menyerawak di langit yang kelabu.

Stop! Kayak lagi cerita horror saja.

Sebenarnya ada benarnya, sudah yang namanya Hari Minggu, hujan sore-sore, dingin, lapar (lho curhat) seperti hari itu, kalau mau ikuti suasana rasanya hari itu hanya ingin berbaring sepanjang hari. Tetapi kali ini lain ceritanya.

Minggu, 3 Mei 201, bertempat di Plenary Hall Jakarta Convention Centre.

Dengan menggunakan sepeda motor kesayangan lengkap dengan jas hujan, helm, dan sandal jepit andalan, saya bergegas menuju lokasi Konser Traya.

Traya sendiri berasal dari Bahasa Jawa Kuno artinya tiga. Tetapi bukan berarti saya anak ke 3 dari 3 bersaudara juga yang menyebabkan saya berkesempatan mendapatkan undangan kala itu ya, tetapi karena konser itu bertepatan dengan Launching PAC Life No. 40 Lipstick (tepat di usia KD ke 40 tahun) – limited edition dengan warna pilihan langsung KD dari warna PAC lipstik favoritnya, Alluring Red, yang membawa kesan dewasa, matang, dan cantik. Saya mencobanya dan sst.. it’s my secret today.

Screenshot_2015-05-08-18-02-30

from: @hanny_only

20150503_181353-1[1] Screenshot_2015-05-08-14-02-16

Dan PAC Martha Tilaar ini juga salah satu sponsor dari konser ini. What a proud!

Jam menunjukkan pukul 20:00 WIB kami bergegas masuk. Terbelalak mata saya, karena disajikan tatanan panggung yang begitu “wah” dan tidak biasa. Betapa tidak, dari posisi pemain alat music yang dibuat tangga namun miring, in-out performers yang muncul dari bawah panggung, layar super besar dan asimetris di belakang panggung, posisi paduan suara seperti tertempel di dinding, sampai panggung setinggi 8 meter yang dijadikan sebagai tempat bernyanyi KD, belum mulai konser namun sudah dibuat terkesan.

30 menit setelah pukul delapan malam, panggung Traya memicu perhatian saat Erwin Gutawa Orkestra memainkan penggalan beberapa lagu secara medley, dari Menghitung Hari, Rembulan, dan Cinta Sejati.

20150503_213012

KD dan penari keluar dari bawah panggung

 

 

Tidak lama berselang, munculah KD dan sederet penarinya dengan membawakan lagu Rembulan dengan mengenakan balutan baju berwarna hitam dan berumbai berhasil menggebrak antusiasme para penontonnya, termasuk saya.

 

20150503_212535

Erwin Gutawa keluar dari bawah panggung

 

20150503_214251

20150503_213524

Terlebih saat tiba-tiba kami mendapati KD sudah berada dipanggung setinggi 8 meter tersebut dan tetap prima membawakan lagunya.

20150503_215141

KD bernyanyi di atas panggung 8 meter

20150503_215203

Sederet lagu ia nyanyikan, KD juga menyanyikan secara khusus lagu tradisional, dari Bungong Jeumpa, Tudung Periuk, tembang Jawa, dan Bolelebo bersama tiga penyanyi cilik yang kualitas suaranya sudah bukan cilik lagi, merinding dibuatnya.

20150503_221447

Bernyanyi lagu tradisional bersama tiga anak kecil berbakat

 

Kejutan bertubi-tubi diberikan buat para penonton, kami tiba-tiba dikejutkan dengan penampilan para sahabat KD di atas panggung, dari 3 Diva (Ruth Sahanaya dan Titi DJ), Bob Tutupoli, Ari Lasso, Cakra Khan dan Trio Tenor Libero ikut memeriahkan suasana konser malam itu. Baju kedua KD sempurna, gaun indah, berwarna hitam dengan aksens seleting bertaburan di bagian atasnya, memberi kesan anggun tetapi rockstar saat itu.

20150503_224549

Titi DJ

 

20150503_224614

Ruth Sahanaya

 

20150503_224916

3 Diva

 

20150503_222337

 

20150503_225534

Bersama Bob Tutupoli

 

20150503_230029

Bersama Ari Lasso

 

20150503_230718

Bersama Trio Tenor Libero

 

 

Cakra Khan

 

Tidak sampai disitu saja, kami juga disajiikan suara khas KD dengan menyanyikan lagu-lagu milik Peterpan dengan gaya Samba.Tak Bisakah, Menghapus Jejakmu, Bintang di Surga dan Topeng pun tersimak seksi! Walaupun hati bertanya-tanya mengapa lagu Peterpan, tetapi penampilannya tetap memukau dengan anggunnya balutan baju ketiga dengan mayoritas kuning sebagai aksesnya. Terlebih saat KD turut andil memainkan alat musik ditengah-tengah penampilannya.

20150503_231108

20150503_231617

20150503_232146

 

Sisi melankolis saya kembali dibangkitkan sesaat setelah KD mulai menyanyikan lagu-lagunya dari Menghitung Hari, Jangan Pergi, Yang Kumau, I’m Sorry Goodbye, Ku Tak Sanggup, dan Cobalah untuk Setia. Walaupun beberapa dinyanyikan dengan sepotong-sepotong dan medley namun tetap antusiasme kami membuncah di JCC malam itu.

20150503_233048

20150503_233820

Gaun keempat sekaligus terakhir di penampilan Traya, yaitu gaun rajutan berwarna merah dengan lipstik senada berwarna merah khas KD PAC Life No. 40, dengan lagu Mencintaimu, menjadi penutup sempurna perjumpaan kami.

Traya memang berarti tiga, tiga karena konser ini merupakan persembahan kolaborasi karya seni bertiga Krisdayanti (KD), Erwin Gutawa, dan Jay Subiakto. Tiga karena merupakan konser ketiga mereka bersama (konser sebelumnya di tahun 2001 dan 2005). Dan Tiga karena diadakan pada tanggal 3. Tema yang diangkat serba tiga. Karena meriahnya sampai-sampai saya mau tiga kali tepuk pramuka! (anaknya pramuka banget gak tuh saya).

Kesan saya malam itu terangkum dalam satu, KD memang diva yang tidak tergantikan!

One Response to “[Event] : Rahasia “Tiga” dalam Konser Traya!”

  1. Anonymous May 9, 2015 at 12:49 am #

    wow

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: