Mau Mendaki? Lihat ini!

1 Jul

15

Mendaki gunung memang lagi happening saat ini. Baik laki-laki maupun wanita, atau tua-muda, bahkan ada beberapa yang membawa balita dengan tas carrier yang telah dirancang khusus untuk membawa balita ini.

Tetapi tahukah bahwa mendaki gunung adalah kegiatan petualangan dengan kategori aktivitas olahraga berat, yang artinya kegiatan alam terbuka dan liar ini membutuhkan kondisi fisik yang prima, karena gunung sesungguhnya bukanlah habitat manusia pada umumnya. Hal ini karena banyak bahaya yang bisa saja menghadang, seperti udara yang amat dingin, hembusan angin yang membekukan organ tubuh, curamnya pijakan yang memungkinkan siapa saja dapat tergelinicir jatuh, terlebih kondisi saat hujan (bukannya menakut-nakuti tetapi semua resiko terebut bisa menjadi 2x lipat bahayanya saat hujan, untuk fisik maupun mental).

Hal-hal tersebutlah yang tidak dapat diubah oleh manusia, hanya bisa kita antisipasi sebelum itu semua benar-benar terjadi, maka perlu memperhatikan beberapa dibawah ini:

  1. Mendaki sendiri, teman, atau masal (open trip)?

Sangat tidak direkomendasikan mendaki gunung seorang diri (kecuali didampingi dengan porter/guide jika ada, jika tidak pastikan satu atau dua orang dari kelompok pendakian ada yang paham betul tentang seluk beluk gunung tersebut, rute perjalanan dan lainnya.

Umumnya pendakian yang aman minimal adalah 3 orang dalam satu kelompok, yang nantinya jika ada 1 orang yang terkena musibah 1 orang lainnya bisa turun meminta bantuan dan sisanya menemaninya sampai ada bantuan datang.

  1. Kapan waktu pendakian?

Sangat disarankan untuk melakukan pendakian di musim kemarau, selain jauh lebih nyaman, pendakian saat musim hujan lebih besar resikonya. jalur tracking yang licin dan lebih parahnya lagi dalam kondisi hujan pakaian dan sepatu yang dikenakan basah,  juga saat malam persiapan tenda yang kita pasang harus yakin benar terbebas dari air hujan maupun rembesan bisa terkena hypothermia.

  1. Gunung apa?

Jika tujuan gunung yang ingin didaki sudah didapat, carilah informasi tentang gunung tersebut sebanyak-banyaknya melalui internet, dari jalur pendakian, pengalaman pendaki lain, serta momen atau spot indah yang ada digunung tersebut yang memungkinkan kita menikmati keindahan alamnya lebih lama dan mengabadikannya dalam foto.

  1. Kondisi fisik?

Persiapan fisik adalah yang paling utama, namun hal ini malah yang seringkali diabaikan oleh sebagian pendaki. Bahkan flu adalah salah satu penyakit yang sangat berbahaya jika dibawa mendaki, karena perbedaan tekanan di atas gunung menyebabkan THT (Telinga Hidung Tenggorokan) terganggu, sehingga untuk yang sedang sakit diseputaran daerah ini akan sangat berbahaya, salah-salah akan menyebabkan gangguan pendengaran dll.

Kondisi sakit juga kebanyakan hanya menyusahkan teman pendakian yang lain, yang harus rela menunggu di banyak perhentian jalannya. Padahal jika melakukan persiapan fisik sebelumnya akan terasa sangat menyenangkan mendaki gunung. Persiapan fisik dilakukan 2 bulan sebelum pendakian dengan berolahraga, misalnya lari rutin minimal seminggu 2 kali.

  1. Pemimpin Perjalanan?

Tunjuklah seorang pemimpin yang paling berpengalaman dan bijak dalam membuat keputusan. Sebuah perjalanan yang dipimpin oleh seseorang akan jauh lebih teratur, aman, dan nyaman.

  1. List barang bawaan?

Berikut adalah list barang bawaan wajib dan pastikan tidak ada yang tertinggal jika ingin pendakian anda aman dan nyaman.

Perlengkapan pribadi:

  • Tas carrier
  • Sepatu gunung
  • Jaket gunung dan baju
  • Celana gunung (bukan jeans; karena akan sangat berat ketika sudah menyerap keringat atau dalam kondisi basah terkena hujan)
  • Senter atau head lamp
  • Sarung tangan dan Kaos kaki
  • Jas hujan atau ponco
  • Matras
  • Sleeping bag
  • Sunblock, lipbalm (tidak wajib)
  • Tracking Pole
  • Obat-obatan : Obat diare, paracetamol, betadine atau obat merah, obat magg, tolakangin dll
  • Makanan, camilan perjalanan (coklat, gula merah, atau biskuit) dan minuman

Perlengkapan Kelompok:

  • Tenda
  • Trash bag
  • Nasting dan kompor + gas

One Response to “Mau Mendaki? Lihat ini!”

Trackbacks/Pingbacks

  1. “Laboratorium Alam” Dunia : Gunung Gede-Pangrango 2.958 MDPL | - July 1, 2015

    […] Walaupun saya yakin semua pembaca ini adalah yang sangat mahir soal urusan pendakian, tetapi gak ada salahnya untuk saling mengingatkan kembali apa yang perlu dilakukan sebelum mendaki pada tulisan saya sebelumnya “Mau mendaki? Lihat ini!” […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: