Event: Gerai Baru, Semangat Baru, Martha Tilaar Shop!

20 Nov

Akhir pekan kala itu, sama halnya seperti yang dilakukan sebagian warga Jakarta lainnya, saya mengunjungi Grand Indonesia Shopping Mall untuk nonton bioskop dan sekedar meilhat-lihat.

Melihat-lihat gerai di Mall buat saya menjadi trik sendiri untuk  refresh pikiran setelah lima hari penat bekerja. Kebetulan saat itu saya dapat info bahwa Martha Tilaar Shop di Grand Indonesia memperbaharui konsep ruangan mereka yang tentu sangat berbeda dengan tahun 2009, yaitu tahun dimana pertama gerai ini di buka di sana.

Hal yang membuat saya selalu tertarik dengan gerai Martha Tilaar adalah karena selalu menyelipkan kesan tradisional ke-Indonesia-an yang membuatnya selalu berbeda dengan gerai lain. Wajar saja, Martha tilaar adalah salah satu produk dan yang terbesar asli Indonesia.

Penataan Rapi dan Eye-Catching

Penataan Rapi dan Eye-Catching

Tiba lah saya di gerai barunya dan betul saja, gaya industrial dan rustic yang sedang populer  yang biasanya digunakan untuk restoran atau hotel, diterapkan di gerai ini. Sang maestro, Shanti Alaysius, seorang desainer interior asli Indonesia yang konon telah mendesain salah satu Hotel Hilton di Amerika ini memaduan antara desain modern dengan warna mayoritas putih yang menggambarkan kejujuran dan keberanian wanita Indonesia.

Lampu hias dengan kesan mewah

Lampu hias dengan kesan mewah

Gerai ini juga dilengkapi sentuhan tradisional dengan bahan dasar kayu, tembaga, anyaman, dan pencahayaan yang hangat berhasil membuat siapapun merasa nyaman berada di dalamnya. Sisi kanan gerai ini menjual kosmetik Caring Colours, PAC, Sariayu, dan Rudy Hadisuwarno. Sedangkan di sisi kirinya menjual skin care dari Biokos dan Dewi Sri Spa.

Kebayanglah kenapa Martha Tilaar Shop sudah punya 26 gerai yang bahkan dua diantaranya ada di Singapura.

Masuk lebih dalam lagi, saya disuguhkan gambar pohon Martha Tilaar pada interior dalam yang eye catching banget bentuk dan warnanya, perpaduan biru, hijau, serta abu-abu. Katanya itu menyimbolkan pohon kehidupan yang senantiasa memberi keselarasan dan mengayomi. Wajar saja, seluruh penjaga gerainya sangat ramah dan dengan sabar menjawab pertayaan saya yang nyeleneh dang a ada hubungannya sama sekali dengan urusan jual-beli.

Lukisan pohon cantik di salah satu dinding gerai

Lukisan pohon cantik di salah satu dinding gerai

Tepat di sebelah gambar pohon tadi, adalah ruangan reflexiology. Kalau tidak sedang buru-buru karena sudah terlalu malam, saya pasti udah icip-icip pijat refleksi untuk meregangkan otot setelah berjam-jam berkeliling hari itu. Lebih istimewanya lagi ada juga Spa Treatment, massage, facial, makeover, beauty class setiap hari, dan bahkan bisa membuat lipstik dengan warna sesuai selera sendiri. Ah nyesel deh ke sananya terlalu larut, jadi gak sempat main-main.

IMG_2473[1]

The last not for the least, dengan adanya gerai produk asli Indonesia berstandar internasional ini menjadi bukti nyata bahwa dengan berkarya di negeri sendiripun bisa berdiri menandingi produk internasional.

Mba kasir yang ramah

Mba kasir yang ramah

Seperti yang dilangsir dari kutipan Ibu Martha Tilaar “Jadilah tuan dan nyonya di negeri sendiri”.

 

Gunung Guntur, 2249 MDPL: “Si Pendek” yang menantang!

30 Aug

Akhir pekan, tidak terlalu banyak gunung yang dapat dikunjungi dalam waktu hanya 2 hari. Terlebih jika kawasannya sangat jauh dari Jakarta. Sehingga lagi-lagi kota Garut menjadi tujuan utama kami.

Kota Garut memang menyimpan keindahan alam yang tak berbatas. Selain Gunung Papandayan dan Cikuray yang sudah cukup dikenal, ternyata masih ada satu lagi gunung indah di sana. Gunung Guntur atau biasa disebut warga setempat gunung Gede. Hasil penelusuran singkat sebelum memutuskan berangkat, saya mendapati bahwa gunung ini memiliki ciri khas yang cukup unik dibandingkan gunung lainnya di Garut, yaitu mayoritas konturnya berpasir dan berbatu serta hanya ditumbuhi rumput ilalang (sabana) yang cukup tinggi bahkan sampai ke puncaknya. Sungguh memesona. Wajar jika beberapa orang menyebutnya Rinjaninya Kota Garut.

View dari Gunung Guntur

View dari Gunung Guntur

Gunung yang terletak di Kampung Dukuh Desa Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut ini merupakan gunung api yang masih aktif meskipun aktivitas vulkaniknya cenderung menurun hingga kini. Namun pada tahun 1800 an, gunung ini merupakan gunung berapi paling aktif di Kota Garut dan letusan terbesarnya terjadi pada tahun 1840.

Ada beberapa yang menyebutkan bahwa Guntur adalah Rinjani-nya Kota Garut. Karena panoramanya sangat indah.Selain medan gunung yang menantang, Guntur juga dilengkapi dengan lembah, air terjun, sungai, panorama alam dan kawah.

Jumat pulang kantor seperti biasa, saya dan 6 orang teman lainnya berkumpul di Kp Rambutan. Dan langsung naik bus tujuan Garut dengan pemberhentian di pom bensin Tanjung, Garut dan masjid di dalamnya menjadi titik kumpul pertama. Kami tiba pukul 2 dini hari, sehingga sekedar merebahkan badan setelah melaksanakan 2 rakaat rasanya baik untuk kami mengumpulkan tenaga untuk tracking beberapa jam ke depan.

Jam menunjukkan pukul 5 pagi, setelah kami melakukan Shalat Subuh dan packing ulang, kami siap untuk memulai perjalanan melalui gang sebelah pom bensin yang merupakan awal mula jalur pendakiannya. Rejeki anak sholeh sholehah! Baru jalan kaki sedikit, langsung dapat tebengan truk. Sebenernya nebeng truk itu pilihan hidup dan mati. Jalur berpasirnya yang kayaknya gak cocok buat truk untuk memanjat dan berkelok dengan sisi kanan dan kiri jurang selain bikin mules, kalau lengah sedikit bisa kelempar keluar dari truknya. Tetapi karena dapat menghemat waktu selama 2 jam dengan berjalan kaki, alhasil kamipun menaikinya.

Naik truk penambang pasir

Naik truk penambang pasir

Sunrise di perjalanan di atas truk

Sunrise di perjalanan di atas truk

 

Kalau dilihat dari ketinggian Gunung Guntur 2249 MDPL, banyak orang yang meremehkannya. Sepertinya mudah saja untuk mendaki, bahkan pendaki pemula juga oke. Terlebih ketinggian gunung ini lebih rendah dari ketinggian Gunung Papapandayan (2665 MDPL) yang biasanya digunakan untuk sekedar camping ceria. Rasanya cukup untuk sekedar melepaskan rindu dengan tracking dan udara gunung. Terlebih saya saat itu baru saja sembuh dari demam selama 3 hari. Itupun setelah mendesak dokter untuk memberikan obat yang paling manjur yang dia punya agar dapat sembuh selama 3 hari saja. Walaupun sang dokter kala itu hanya tertawa mendengar permintaan saya, tetapi Alhamdulillah berkat ridho Allah SWT melaui obat dokter itupun saya siap bertempur setelah 3 hari sakit.

Tetapi… dugaan saya terpatahkan sesaat setelah saya berada sejak di kaki gunungnya pun.

Gunung Guntur memiliki kemiringan yang sangat curam dan material tanah berupa tanah pasir berbatu. Untuk stabilitas tanahnya wilayah ini tergolong labil, dengan tingkat kelongsoran tanah yang tinggi dan daya serap tanah yang cukup. Hal ini diperparah dengan pengrusakan yang dilakukan oleh para penambang pasir ilegal di kaki gunung ini. Terlihat betapa tandusnya kawasan kaki gunung ini sebagai akibat dari penambangan pasir tersebut.

IMG_0337

 

Dengan bismillah saya melanjutkan tracking.

 

Ini adalah pendakian pertama ke Gunung Guntur untuk kami bertujuh, sehingga bermodal bismillah kami menyusuri track dengan track yang ada. Ternyata benar saja, ada dua jalur pendakian, yaitu jalur Curug Citiis 1-3 atau yang satu lagi jalur ikan asin (sebenarnya ini julukan dari saya sendiri, betapa tidak lewat jalur ini jalanan kering kerontang tanpa air, panas, dan pepohonan rindang hanya bisa dihitung dengan jari – persis seperti proses pembuatan ikan asin hehehe). Dan kenyataannya, kami melewati jalan ikan asin itu (Ini menjadi sangat penting, jangan lupa pakai sunblock!) Sedangkan yang lainnya ternyata banyak yang melewati jalur Curug Citiis yang lebih rindang walaupun tracknya luar biasa dasyat, jalur tracknya hamper mirip seperti Gunung Cikuray.

IMG_0271

IMG_0278

 

Jika mendaki gunung lain, team tidak akan terpecah, saling tunggu dan saling susul. Berbeda dengan pendakian Gunung Guntur, masing-masing memiliki metode sendiri untuk menjaga diri masing-masing agar tetap sanggup untuk mendaki. Bahkan saya menerapkan sistem 10:1, jadi 10 kali mendaki 1 kali berhenti untuk nafas lebih panjang. Tetapi sayangnya jalur pasir nan seru ini membuat perjalanan lebih istimewa, karena dengan mendaki 10 langkah, akan merosot 5 langkah.

IMG_0258

 

Namun jangan salah, melewati jalur Curug juga hanya sampai batas Curug 3, setelah itu sama seperti jalur ikan asin yang kejemur luar biasa maha dasyat dengan nafas senin-kamis dan tidak ada sumber air lagi. Curug Citiis 3 adalah sumber air terakhir, yang berarti pendakian semakin berat karena harus mengambil air sebanyak-banyaknya biar tetap bertahan hidup selama di puncak. Dengan track nan aduhai dan stok berliter-liter air di gendongan membuat perjalann ini semakin menantang.

 

Seperti yang saya ungkap sebelumnya, jumlah pohon rindang bisa dihitung dengan jari, sehingga dirasa setiap pohon rindang kami anggapn sebagai pos untuk beristirahat sejenak dan bahkan sampe umpel-umpelan dengan pendaki lain yang juga lagi neduh dan istirahat saking jarangnya pohon rindang.

IMG_0333

 

Semakin menuju puncak semakin miring juga jalannya, bahkan sampai hampir harus mencium tanah, karena sudah tidak bisa dibedakan kembali mana tanah untuk dipijak mana tanah untuk berpegangan. Bisa dibayangkan sistem 10:1 tadi akhirnya berubah menjadi 5:1 dengan paha dan betis yang saling bergema di setiap langkahnya (nyut-nyutan). Luas biasaaaa seruuu!

IMG_1212

IMG_0352

 

Tidak terasa 7 jam sudah berlalu (siapa bilang tidak terasa?), tibalah kami di puncak bersama 2 rekan saya yang lain. Dari situ kami tersedar, bahwa tendanya ada bersama 4 kami lainnya yang belum sampai puncak. Akhirnya dengan panas terik kami memulai memasak karena perut juga sudah terasa sangat lapar 4 bungkus indomie kami makan bersama 3 pendaki lain yang juga sedang menunggu rombongannya.

IMG_0243

 

Lelah berubah menjadi rasa syukur saat melihat panorama indah dari atas sini. Kota Garut nan indah, terlihat lebih indah dari atas sini. Subhanallah.

 

Beberapa jam kemudian, 4 teman kami lainnya. Dengan sigap kami bekerjasama membangun tenda dan memasak untuk rekan kami yang baru tiba. Satu nilai plus lagi untuk hobi mendaki ini, bersosialisasi dan kerjasama dengan yang lainnya tanpa pamrih.

IMG_0467

IMG_0494

 

Malam tiba, terdengar di luar tenda riuh tertawa bersorak pendaki-pendaki yang sudah membangun tendanya. Bahkan salah satu rekan kami berkata bahwa pemandangan kota Garut sangat canti di malam hari dengan cahaya-cahaya lampunya yang menghias seperti bintang. Seperti sedang berada tengah langit, dengan kemilau bintang dari atas langit dan dari bawah dari cahaya lampu Kota Garut. Namun apa daya, karena badan kembali tidak enak. Padahal inilah yang dinantikan semua pendaki Gunung Guntur.

 

Setelah saya memutuskan untuk berada di dalam tenda, dingin malah semakin menggigit. Kulit terasa semakin kering terlebih setelah siangnya tersengat panas terik, terlebih di Puncak Gunung Guntur ini dehidrasi sangat tinggi karena tidak ada sumber air. Sehingga berpengaruh pada kulit yang juga dirasa butuh untuk meregenerasi dengan asupan yang cukup. Terbawa saat kebiasaan di rumah, caring moment pakai pelembab Nivea Night Whitening Body Serum pun saya lakukan di sini. Siapa bilang pendaki atau seorang backpacker ga boleh menjaga kulitnya. Bahkan akibat sengatan matahari langsung, kulit lebih cepat rusak dan harus cepat pula diperbaiki. Terlebih malam hari adalah saat yang paling aktif, bahkan 2 kali lebih aktif ber-regenerasi mengeluarkan hormon pertumbuhan yang berguna buat memperbaiki sel-sel yang rusak itu jika dirangsang dengan serum bervitamin C ini. Jadilah kebiasaan ini kebawa-bawa kemanapun, dan siap tidur berselimut sleeping bag hangat di malam hari.

IMG_1894

 

Dan besoknya saya baru sadar, kalau kita baru di puncak 1 karena dari situ melihat puncak lainnya yaitu puncak 2, dan yang lebih terkejut lagi ternyata Guntur punya 4 puncak.

 

Karena saya ga sanggup, saya rasa tidak wajib sampai ke puncak 4 (ya daripada ga bisa turun lagi ya boooo ini udah pegel banget).

Pagi hari, saatnya berjumpa dengan sunrise yang indah.

Sunrise cantik dan Gunung Ceremai, view dari gunung Guntur

Sunrise cantik dan Gunung Ceremai, view dari gunung Guntur

Matahari tertutup kabut

Matahari tertutup kabut

kami!

kami!

 

It’s time to Turun Gunung!

Tanpa ragu-ragu, gunung Guntur saya nobatkan sebagai gunung yang lebih susah dituruni walaupun lebih pendek mdplnya dari gunung lain yang pernah didaki. Di Gunung Slamet manjat berjam-jam, turun bisa cuma 2 jam. Minimal bisa gelindingan. Sedangkan di Guntur, jangankan lari, gelesoran ngikutin kerikil saja masih sulit. Akhirnya saya memilih seperti turun dengan teknik perosotan sampai celana sobek di bagian belakang yang baru saya sadari saat hamper sudah sampai bawah. Hiks!

Teknik merosot turun

Teknik merosot turun

 

Celana Belakang Sobek akibat Merosot turun

Celana Belakang Sobek akibat Merosot turun

Catatan wajib: sarung tangan tebal, buff (penutup muka), dan sepatu di Gunung Guntur adalah wajib.

City Sight from Here, Garut

City Sight from Here, Garut

Pendaki dan Kota Garut

Pendaki dan Kota Garut

 

Setelah beberapa jam akhirnya, tibalah di bawah. Perjuangan maha Dasyat mendaki Gunung Guntur malah membuat saya rindu sesaat setelah mencapai kaki gunungnya. Dan suatu saat pasti akan melalukannya lagi, suatu saat.

 

 

 

Remember this:

Take nothing but pictures, 

Leave nothing but footprints, 

Kill nothing but time.

 

 

[Video Tutorial Hijab dan Make up] Jilbab paris segitiga!

1 Aug

paris segitiga

 

Ini dia tutorial jilbab paris segitiga yang tetap bisa menutup bagian dada. Happy Ied Mubarak!

 

[Tutorial Make Up adn Hijab] Happy Ied Mubarak!

1 Aug

Hijab dan make up tutorial lebaran

Happy watching! 🙂

 

[Event] Beauty Blogger Gathering with Biokos-Caring Colours

26 Apr

Assalamualaikum,

Menulis, menulis, dan menulis rasanya sudah meresap dalam jemari, walau terkadang lebih cepat dari pada apa yang difikirkan. Sampai-sampai blog sendiri pun kadang terabaikan, maafkan.. Segala hal yang telah dijalani, dilakukan, dirasakan, dan difikirkan ingin rasanya dituangkan dalam tulisan agar saya selalu ingat apa yang telah terjadi kala itu, senang, sedih, gelisah, dan lain sebagainya.

Seperti rasa senang bukan kepayang hari itu (29/3), saya bangun pagi dan bergegas ke salah satu event seru Beauty Blogger Gathering with Biokos-Caring Colours di Outback Steak House Kuningan City.  Sebelumnyasaya sering ke event gathering seperti ini, tetapi untuk event kali ini agak berbeda dengan yang sebelumnya. Kalau saya tuangkan dengan 3 kata, seru, unik, knowledgable! Betapa tidak,  dalam acara ini selain sisi kecantikan dari Caring Colours, ditonjolkan pula sisi kesehatan kulitnya dari Biokos oleh masing-masing pakar ternamanya yang disajikan dari awal sampai akhir acara dan bebas dari kata bosan.

Suasana Beauty Blogger Gathering

Acara dimulai dengan makan siang Beef Steak ala Outback Steak House yang udah gak diragukan lagi enaknya (nyum!).

20140329_132954

 

Jam 13.30 tepat acarapun dimulai. Amaze! ternyata acara dibuka oleh Principal of Pustita Martha, Ibu Edwina Waas. Betapa tidak, ini adalah sekolah kecantikan yang saya idamkan sejak lama, dan sudah masuk target saya untuk segera menjadi muridnya.

20140329_140005

Edwina Waas – Principal of Peupita Matrha International Beauty School

Ya, wanita mana yang tidak ingin menjadi seorang BeautyPrenuer yang menjadikan hobi dan kesehariannya dalam bidang beauty, fashion, dan lifestyle dapat menjadi pendapatannya juga? Apalagi dalam faktanya, menurut Adrian Chang (CEO JobsDB), mengatakanIndonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah pencari kerja terbesar di Asia, yaitu 30 juta pencari kerja setiap tahunnya. Selain itu, jumlah wirausaha Indonesia dalam setahun terakhir meningkat dari 0,24% menjadi 1, 65% atau 3,74 juta orang).

Terlebih hasil survey dalam koran Kompas, (23/1) tertulis 10 pekerjaan menajanjian di masa depan dengan peringkat ter-wahidnya adalah Dunia Fashion. Tetapi jangan salah, industri fashion itu, tidak terpaku soal make up atau rambut saja, tetapi juga lainnya seperti photography, spa &  wellness, beauty aesthetic, bridal, wedding organizer, creative, entertainment, education, blogger dan lain sebagianya.

Boleh kesampingkan tentang itu, intinya karyawan atau wirausaha ini ada pada diri masing-masing, ingin bagaimana dan senyaman apa hidup seseorang itu. Tetapi bagi saya hal ini menarik untuk dipertimbangkan.

Kembali ke Puspita Martha School. Saya sudah mencari tahu banyak tentang sekolah ini, yang mana sudah berdiri sejak tahun 1970 yang mana jauh dari tahun kelahiran saya, dan berhasil menelurkan banyak murid yang berprestasi dengan range umur 17 tahun bahkan 56 tahun, Bahkan pernah memecahkan record gadis berumur 9 tahun dengan bakat dan darah seni keturunan dari orang tuanya ini pernah menjadi lulusan di sekolah ini, BeautyPreneurship adalah sebutan bagi alumninya. Setelah dipaparkan banyak BeautyPreneurship  yang berhasil, saya semakin ingin bersekolah di sana. Ibu Edwina menutup presentasi serunya dengan 3 kunci jadi entrepreneur sukses, knowledge, passion, dan fire!

20140329_144002

dr. Astrid F. Tilaar, Msi – Consulting Doctor di Puspisa Martha

 

Acara dilanjutkan dengan presentasi dari dr. Astrid F. Tilaar, Msi sebagai Consulting Doctor di Puspisa Martha. Walau jujur saya tidak begitu mengerti apa arti dari gelar di belakangnya, tetapi bisa saya simpulkan ini dokter kecantikan untuk pasien yang mau cantik yang selain pintar bahkan dokter ini cantik lengkap dnegan kulit yang juga cantik. Hmm, tapi bisa dibayangkan kalau ke dokter kecantikan kulit yang kulitnya gak cantik, pasti pasien mundur sebelum konsultasi.

Ini yang membedakan event ini dengan event kecantikan lainnya. Dr. Astrid membagikan beberapa tips dalam kecantikan yang tidak mengesampingkan sisi kesehatan kulit. Dari berbagai tips darinya, makan yang benar, olahraga yang cukup, dan skin care adalah hal yang paling penting dalam menjaga kecantikan dan kesehatan kulit.

Di era perkembangan teknologi saat ini, banyak sekali kita dengar tentang teknologi kulit yang ditawarkan oleh dokter-dokter kecantikan yang perlu kita ketahui agar tidak salah dalam pengambilan keputusan untuk mempercantik kulit.

Dari segala keluhan dan keinginan pasien-pasiennya, dr. Astrid mengklasifikasikan dalam 4 R faktor peremajaan kulit: Relax, Refill,Laser, dan Redrape.

Relax – dengan Botox. Kita sering mendengar Botox (Botulinum Toxin), tetapi jujur saja saya pun tidak tahu pasti dengan hal ini sebelumnya. Botox adalah metode kedokteran yang disarankan dokter bagi pasien yang mengalami pelemasan/ peregangan otot kulit. Pelemasan otot atau dalam bentuk kerutan di sekitar pinggiran mata atau mulut yang secara alamiah ini tidka bisa dihindarkan, karena terbentuk karena rutinitas tertawa, bicara, dan berekspresi.

Refill – dengan Dermal Filler. Ini berguna untuk mengencangkan/ mengisi bagian kulit disekitar pipi. Berasaldari kata fill, yaitu dengan mengisi cekungan di pipi agar terlihat lebih kencang.

Resurface – dengan Laser. Sebenarnya ini yang paling saya takutkan, bahkan sesaat setelah mendengarnya. Tetapi metode ini digunakan untuk menghilangkan jerawat, mencerahkan dan menghaluskan kulit.

Redrape – Surgical Procedure. Pembedahan untuk penggabungan kembali.

Selain teknikal, ada juga cosmeceuticals yaitu beberapa zat sehat yang berada diantara kosmetik dan medical yang berefek di dalam kulit, seperti antioksidan (Vit C dan E). Sedikit tips dari dr. Astrid, bahwa kulit berminyak untuk tidak mengkonsumsi vitamin E karena akan merangsang produksi minyak yang berlebih. Cosmeceucals lainnya yaitu Hyalunonic Acis biasanya digunakan untuk merangsang kolagen untuk kekenyalan kulit agar lebih kencang. Ada juga Alpha Hydro Acid untuk jerawat, dan Topical Retinoid untuk anti-aging.

Walaupun saya belum tentu akan melakukan beberapa treatment itu, tetapai memiliki pengetahuan tentang hal-hal tersebut menbuat saya lebih instropeksi tentang hidup lebih sehat, dengan makanan sehat dna olahraga yang teratur agar lifetime kesehatan kulit terjaga lebih lama. Seperi pesan yang disampaikan dr.Astrid dipenghujung presentasinya “Jika mau cantik, cantiklah yang sehat dan natural dan kenali produk yang akan digunakan”.

Acara yang dinantikan datang juga, yaitu praktek menggunakan produk kesehatan kulit, Biokos. Selain diberitahu bagaimana cara membersihkan wajah yang benar, kali ini Nur Azizah(Make Up Artist Martha Tilaar) membagikan tips meregangkan otot wajah yang simple dan berguna dengan “the natural face lift” dan mengajarkan cara memijat wajah yang baik dan benar. Wuih enaknya  yang jadi model, pasti seger setelah dilakukan pemijatan tersebut.

20140329_153333

The Natural Face Lift

20140329_153428

Pijat Wajah ala Azizah

Setelah muka bersih dan fresh kembali, acara dilanjutkan dengan tips make up ala Toney MLK, professional Make Up Artis and Hair Dresser sejak 2006, dan salah satu instruktur di Puspita Martha International Beauty School. Lebih okenya lagi, make up Toney ini sering dipakai untuk pemotretan Amica, Bazaar, Cosmopolitan, Hair Ideas, dan banyak lagi. Jadi gak sabar ikutin kelasnya!

Tahap demi tahap disharingkan oleh Toney, dari penggunaan BB Cream dengan cara yang tepat. Menurut Toney, penggunaan BB Cream sebaiknya menggunakan ujung jari karena suhu ujung jari lebih hangat sehingga lebih mudah meresap. Selain itu Toney juga berkata penggunaan BB Cream dan foundation tidak perlu dilakukan berkali-kali karena justru akan membuat wajah seperti menggunakan topeng. Kemudian dilanjutkan dengan bedak, lipstik, shading, dan yang paling menarik untuk saya adalah cara Toney dalam melakukan aplikasi make up pada mata.  Interesting!

Ada satu tips yang tidak akan saya lupakan tentang “jahit bulu mata”. Bukan benar-benar dijahit dengan jarum dan benang loh, tapi ini istilah Toney saja untuk metode pemasangan bulu mata agar terlihat lebih natural. Pernah liaht tidak, diberbagai buku make up atau hasil make up para professional make up artist, jika diperhatikan pada bulu mata sangat jelas terlihat bahwa bulu mata asli dan palsu tidak bersatu dan ini membuatnya terlihat tidak natural. Dan Toney membagikan tips untuk menyatukan bulu mata asli dan palsu tersebut dengan teknik “jahit bulu mata”, yaitu dengan menambahkan kembali lem pada pertengan bulu mata palsu (yang sudah terpasang di kelopak mata), kemudian dirapatkan bulu mata asli dan palsu dengan bantuan ujung belakang kuas agar lebih rekat dan tidak terpisahkan. Taraaa! Jadilah bulu mata anti badai yang sempurna dan terlihat natural walaupun dengan bulu mata yang sangat besar dan tebal sekalipun. Ilmu yang selama ini belum saya dapatkan dari Make Up Artist lainnya.

Teknik Jahit bulu mata - Toney MLK

Teknik jahit bulu mata – Toney MLK

Hasil praktek jahit bulu mata (padahal dapetnya bulu mata yang tebal dan panjang banget, tapi terlihat lebih menyatu)

Hasil praktek jahit bulu mata (padahal dapetnya bulu mata yang tebal dan panjang banget, tapi terlihat lebih menyatu)

Acara ditutup dengan foto bersama dan goodybag cantik yang berisi banyak sekali produk Biokos dan Caring Colours. It’s been an unforgatable beauty blogger gathering ever!

Foto-foto bersama

Foto Bersama: Setengah dari jumlah peserta Gathering (saking ramenya, tempat fotonya gak muattt!)

 

Terima kasih, we’ll see you on the next event.

 

 

Dress Up Office Hour #4 : Siasati Blouse Selutut untuk Muslimah!

4 Jan

Young Caring Professional Awards alumni mendapatkan undangan untuk menghadiri konferensi pemasaran dan komunikasi tahunan terbesar di Indonesia , Markplus Conference 2014 dengan tema pemasaran di New , New Indonesia , dengan sub tema online / offline paradoks dan pemasaran masyarakat . Sebanyak 50 pembicara dalam 10 jam berbagi pengetahuan dan wawasan tentang topik mereka masing-masing.

Sementara Hermawan Kertajaya , pendiri MarkPlus dan ahli strategi pemasaran terkemuka di Asia memperkenalkan Marketeers tahun dan terbaik , kualitas paling inspiratif mereka. Mr Samuel Pranata , mewakili Caring Colours juga berbagi kisah sukses brand community marketing (YCPA), sebagai teladan pemasaran dan kontribusi sosial perusahaan dalam dunia perempuan .

Hari itu, saya mengenakan baju blouse terusan sampai lutut. Dengan luaran cardigan warna senada dengan jilbab yang saya kenakan.

Saya bersama Alumni YCPA 2013

Saya bersama Alumni YCPA 2013

1468639_10151823633402361_1352462049_n

Saya dan dua teman Finalis YCPA 2013

1470123_10151823633297361_230002688_n

Blouse, Belt, Cardigan, and Pants by The Accent

Inspirasi itu didapat saat mengelilingi salah satu toko baju Accent di kawasan Blok M, berbagai model blouse terusan selutut disajikan denganberbagai warna dan model. Ingin rasanya mengenakan, dan kenapa tidak?

Siasati penggunaan Blouse berlengan pendek dengan cardigan dan lengkapi bagian kaki dengan celana warna nude.

Bahkan hal ini bagus untuk muslimah, karena dapat menutupi bagian pinggang ke paha jika menggunakan celana.

Hari itu sungguh luar biasa. Saya dan teman-teman undangan lainnya sangat berbahagia dapat hadir dalam acara tersebut dan mengantongi bekal ilmu marketing yang tentunya akan berguna untuk kehidupan di kemudian hari.

Photo by : Asri Wijayanti

Tips : Muslimah naik Motor, Why Not!

4 Jan

Muslimah dan Motor, Why Not?

20131202_084101

Saat ini banyak muslimah yang memanfaatkan motor untuk transportasi yang menunjang aktivitas. Saking maraknya sudah banyak pula beberapa gedung perkantoran dan perbelanjaan yang telah melengkapi dengan parkir motor khusus wanita. Namun perlu diperhatikan tips dan triknya, agar tetap aman dan rapi saat maupun setelah mengendarai motor top to toe yang diklasifikasikan menjadi tiga bagian, seperti berikut ini:

motor2

Pertama, Bagian Kepala

–          Gunakan jilbab yang simple. Selain agar lebih konsentrasi di jalan, menggunakan jilbab simple juga membuat lebih nyaman dan menghindari rasa mengganjal saat menggunakan helm. Jangan pula sampai menjuntai ke bagian bawah motor. Kerudung yang terlalu panjang akan menghalangi pandangan mata dan berisiko tersangkut di ban motor.

–          Penggunaan bros, hiasan bandana, atau jepit belakang jilbab pengganti ciput lebih baik digunakan setelah berkendara. Atau jika ingin dikenakan langsung, pindahkan ke dada, karena bros di kepala dapat menyebabkan kulit kepalamu terluka karena bros tertekan oleh helm.

–          Pilihan warna yang tepat juga mempengaruhi kenyamanan pengendara, hindari warna yang gelap pada perjalanan di siang hari, karena warna gelap sangat menyerap panas dan berkeringat lebih.

–          Hindari penggunaan ciput topi yang terlalu memanjang kedepan  agar tidak mengganggu pandangan. Lengkapi dengan dalaman kerudung untuk menjaga agar kerudung tidak mudah bergeser.

–          Kenakan helm yang tepat, tidak terlalu sempit atau terlalu longgar. Pilih helm yang dilengkapi kaca penutup wajah agar matamu tidak kemasukan debu.

–          Gunakan hands free adalah optional. Jika Anda termasuk muslimah sibuk yang sering menerima telepon saat berkendara, Anda bisa gunakan hands free yang akan membuat Anda lebih konsentrasi saat berkendara. Namun, alangkah baiknya untuk menjawab telpon atau mengirim pesan dengan menepikan kendaraan Anda terlebih dahulu.

Kedua, Bagian Badan dan Tangan

–          Gunakan jaket yang sesuai tidak kalah penting saat mengendarai motor untuk melindungi tubuh terhada dinginnya angin dan pengaruh cuaca. Disarankan untuk menggunakan jaket tahan air dan tidak tembus angin yang memang difungsikan untuk berkendara motor, misalnya jaket kulit dan parasut. Untuk lebih bisa memilih jaket dengan tambahan protector siku.

–          Jangan lupakan pula penggunaan sarung tangan untuk mengurangi lecet, kotor, dan kulit yang menghitam.

–          Hindari perhiasan dan tas berlebihan agar menghindari penjambretan atau perampokan yang kasusnya kini kian menjamur di mana-mana. Anda perlu pandai memilih tas saat berkendara sepeda motor, misalnya menggunakan tas ransel. Jika memang terpaksa Anda harus menggunakan tas bahu, simpan tas bahu Anda di depan motor yang dikaitkan di jok motor agar tidak mencolok perhatian penjahat.

Ketiga, Bagian Kaki

–          Penggunaan sepatu yang tepat akan megurangi resiko kecelakaan. Sehingga, untuk proteksi kaki Anda, gunakanlah sepatu. Hindarilah penggunaan sepatu berhak tinggi saat Anda berkendara. Selain menganggu saat Anda harus gesit berkendara, penggunaan sepatu berhak tinggi pun cukup sulit untuk mengoper gigi motor. Pilihlah sepatu yang beralas datar atau tidak berhak. Penggunaan sepatu hak tinggi bisa Anda gunakan setelah sampai di lokasi tujuan.

–          Gunakan celana meski Anda menggunakan rok panjang atau gamis. Celana panjang sangat bermanfaat untuk mengurangi gesekan dengan aspal jika Anda terjatuh. Untuk lebih aman lagi, Anda bisa gunakan celana panjang berbahan tebal atau jeans yang memang mampu melindungi kulit Anda.

The Last but more important, taatilah peraturan lalu lintas yang ada. Jangan biasakan menjawab telpon atau mengirim SMS sambil berkendara, tak hanya berbahaya, tentu Anda pun mengetahui resiko lainnya. Ingat, keluarga dan kerabat menunggu Anda kembali ke rumah dengan selamat. Semoga bermanfaat!

http://plasa.msn.aquila-style.com/mode-kecantikan/tips-berhijab-untuk-naik-motor/