Tag Archives: Martha Tilaar

[Event] : Rahasia “Tiga” dalam Konser Traya!

8 May
20150503_233345

TRAYA

 

Jam dinding menunjukkan pukul 17.00 WIB sudah sangat gelap gulita. Saat itu cuaca sedang tidak bersahabat, hujan yang sangat deras mengguyur seluruh kota, pun petir yang berdentum keras memekakkan telinga terlihat sesekali menyerawak di langit yang kelabu.

Stop! Kayak lagi cerita horror saja.

Sebenarnya ada benarnya, sudah yang namanya Hari Minggu, hujan sore-sore, dingin, lapar (lho curhat) seperti hari itu, kalau mau ikuti suasana rasanya hari itu hanya ingin berbaring sepanjang hari. Tetapi kali ini lain ceritanya.

Minggu, 3 Mei 201, bertempat di Plenary Hall Jakarta Convention Centre.

Dengan menggunakan sepeda motor kesayangan lengkap dengan jas hujan, helm, dan sandal jepit andalan, saya bergegas menuju lokasi Konser Traya.

Traya sendiri berasal dari Bahasa Jawa Kuno artinya tiga. Tetapi bukan berarti saya anak ke 3 dari 3 bersaudara juga yang menyebabkan saya berkesempatan mendapatkan undangan kala itu ya, tetapi karena konser itu bertepatan dengan Launching PAC Life No. 40 Lipstick (tepat di usia KD ke 40 tahun) – limited edition dengan warna pilihan langsung KD dari warna PAC lipstik favoritnya, Alluring Red, yang membawa kesan dewasa, matang, dan cantik. Saya mencobanya dan sst.. it’s my secret today.

Screenshot_2015-05-08-18-02-30

from: @hanny_only

20150503_181353-1[1] Screenshot_2015-05-08-14-02-16

Dan PAC Martha Tilaar ini juga salah satu sponsor dari konser ini. What a proud!

Jam menunjukkan pukul 20:00 WIB kami bergegas masuk. Terbelalak mata saya, karena disajikan tatanan panggung yang begitu “wah” dan tidak biasa. Betapa tidak, dari posisi pemain alat music yang dibuat tangga namun miring, in-out performers yang muncul dari bawah panggung, layar super besar dan asimetris di belakang panggung, posisi paduan suara seperti tertempel di dinding, sampai panggung setinggi 8 meter yang dijadikan sebagai tempat bernyanyi KD, belum mulai konser namun sudah dibuat terkesan.

30 menit setelah pukul delapan malam, panggung Traya memicu perhatian saat Erwin Gutawa Orkestra memainkan penggalan beberapa lagu secara medley, dari Menghitung Hari, Rembulan, dan Cinta Sejati.

20150503_213012

KD dan penari keluar dari bawah panggung

 

 

Tidak lama berselang, munculah KD dan sederet penarinya dengan membawakan lagu Rembulan dengan mengenakan balutan baju berwarna hitam dan berumbai berhasil menggebrak antusiasme para penontonnya, termasuk saya.

 

20150503_212535

Erwin Gutawa keluar dari bawah panggung

 

20150503_214251

20150503_213524

Terlebih saat tiba-tiba kami mendapati KD sudah berada dipanggung setinggi 8 meter tersebut dan tetap prima membawakan lagunya.

20150503_215141

KD bernyanyi di atas panggung 8 meter

20150503_215203

Sederet lagu ia nyanyikan, KD juga menyanyikan secara khusus lagu tradisional, dari Bungong Jeumpa, Tudung Periuk, tembang Jawa, dan Bolelebo bersama tiga penyanyi cilik yang kualitas suaranya sudah bukan cilik lagi, merinding dibuatnya.

20150503_221447

Bernyanyi lagu tradisional bersama tiga anak kecil berbakat

 

Kejutan bertubi-tubi diberikan buat para penonton, kami tiba-tiba dikejutkan dengan penampilan para sahabat KD di atas panggung, dari 3 Diva (Ruth Sahanaya dan Titi DJ), Bob Tutupoli, Ari Lasso, Cakra Khan dan Trio Tenor Libero ikut memeriahkan suasana konser malam itu. Baju kedua KD sempurna, gaun indah, berwarna hitam dengan aksens seleting bertaburan di bagian atasnya, memberi kesan anggun tetapi rockstar saat itu.

20150503_224549

Titi DJ

 

20150503_224614

Ruth Sahanaya

 

20150503_224916

3 Diva

 

20150503_222337

 

20150503_225534

Bersama Bob Tutupoli

 

20150503_230029

Bersama Ari Lasso

 

20150503_230718

Bersama Trio Tenor Libero

 

 

Cakra Khan

 

Tidak sampai disitu saja, kami juga disajiikan suara khas KD dengan menyanyikan lagu-lagu milik Peterpan dengan gaya Samba.Tak Bisakah, Menghapus Jejakmu, Bintang di Surga dan Topeng pun tersimak seksi! Walaupun hati bertanya-tanya mengapa lagu Peterpan, tetapi penampilannya tetap memukau dengan anggunnya balutan baju ketiga dengan mayoritas kuning sebagai aksesnya. Terlebih saat KD turut andil memainkan alat musik ditengah-tengah penampilannya.

20150503_231108

20150503_231617

20150503_232146

 

Sisi melankolis saya kembali dibangkitkan sesaat setelah KD mulai menyanyikan lagu-lagunya dari Menghitung Hari, Jangan Pergi, Yang Kumau, I’m Sorry Goodbye, Ku Tak Sanggup, dan Cobalah untuk Setia. Walaupun beberapa dinyanyikan dengan sepotong-sepotong dan medley namun tetap antusiasme kami membuncah di JCC malam itu.

20150503_233048

20150503_233820

Gaun keempat sekaligus terakhir di penampilan Traya, yaitu gaun rajutan berwarna merah dengan lipstik senada berwarna merah khas KD PAC Life No. 40, dengan lagu Mencintaimu, menjadi penutup sempurna perjumpaan kami.

Traya memang berarti tiga, tiga karena konser ini merupakan persembahan kolaborasi karya seni bertiga Krisdayanti (KD), Erwin Gutawa, dan Jay Subiakto. Tiga karena merupakan konser ketiga mereka bersama (konser sebelumnya di tahun 2001 dan 2005). Dan Tiga karena diadakan pada tanggal 3. Tema yang diangkat serba tiga. Karena meriahnya sampai-sampai saya mau tiga kali tepuk pramuka! (anaknya pramuka banget gak tuh saya).

Kesan saya malam itu terangkum dalam satu, KD memang diva yang tidak tergantikan!

Event: Gerai Baru, Semangat Baru, Martha Tilaar Shop!

20 Nov

Akhir pekan kala itu, sama halnya seperti yang dilakukan sebagian warga Jakarta lainnya, saya mengunjungi Grand Indonesia Shopping Mall untuk nonton bioskop dan sekedar meilhat-lihat.

Melihat-lihat gerai di Mall buat saya menjadi trik sendiri untuk  refresh pikiran setelah lima hari penat bekerja. Kebetulan saat itu saya dapat info bahwa Martha Tilaar Shop di Grand Indonesia memperbaharui konsep ruangan mereka yang tentu sangat berbeda dengan tahun 2009, yaitu tahun dimana pertama gerai ini di buka di sana.

Hal yang membuat saya selalu tertarik dengan gerai Martha Tilaar adalah karena selalu menyelipkan kesan tradisional ke-Indonesia-an yang membuatnya selalu berbeda dengan gerai lain. Wajar saja, Martha tilaar adalah salah satu produk dan yang terbesar asli Indonesia.

Penataan Rapi dan Eye-Catching

Penataan Rapi dan Eye-Catching

Tiba lah saya di gerai barunya dan betul saja, gaya industrial dan rustic yang sedang populer  yang biasanya digunakan untuk restoran atau hotel, diterapkan di gerai ini. Sang maestro, Shanti Alaysius, seorang desainer interior asli Indonesia yang konon telah mendesain salah satu Hotel Hilton di Amerika ini memaduan antara desain modern dengan warna mayoritas putih yang menggambarkan kejujuran dan keberanian wanita Indonesia.

Lampu hias dengan kesan mewah

Lampu hias dengan kesan mewah

Gerai ini juga dilengkapi sentuhan tradisional dengan bahan dasar kayu, tembaga, anyaman, dan pencahayaan yang hangat berhasil membuat siapapun merasa nyaman berada di dalamnya. Sisi kanan gerai ini menjual kosmetik Caring Colours, PAC, Sariayu, dan Rudy Hadisuwarno. Sedangkan di sisi kirinya menjual skin care dari Biokos dan Dewi Sri Spa.

Kebayanglah kenapa Martha Tilaar Shop sudah punya 26 gerai yang bahkan dua diantaranya ada di Singapura.

Masuk lebih dalam lagi, saya disuguhkan gambar pohon Martha Tilaar pada interior dalam yang eye catching banget bentuk dan warnanya, perpaduan biru, hijau, serta abu-abu. Katanya itu menyimbolkan pohon kehidupan yang senantiasa memberi keselarasan dan mengayomi. Wajar saja, seluruh penjaga gerainya sangat ramah dan dengan sabar menjawab pertayaan saya yang nyeleneh dang a ada hubungannya sama sekali dengan urusan jual-beli.

Lukisan pohon cantik di salah satu dinding gerai

Lukisan pohon cantik di salah satu dinding gerai

Tepat di sebelah gambar pohon tadi, adalah ruangan reflexiology. Kalau tidak sedang buru-buru karena sudah terlalu malam, saya pasti udah icip-icip pijat refleksi untuk meregangkan otot setelah berjam-jam berkeliling hari itu. Lebih istimewanya lagi ada juga Spa Treatment, massage, facial, makeover, beauty class setiap hari, dan bahkan bisa membuat lipstik dengan warna sesuai selera sendiri. Ah nyesel deh ke sananya terlalu larut, jadi gak sempat main-main.

IMG_2473[1]

The last not for the least, dengan adanya gerai produk asli Indonesia berstandar internasional ini menjadi bukti nyata bahwa dengan berkarya di negeri sendiripun bisa berdiri menandingi produk internasional.

Mba kasir yang ramah

Mba kasir yang ramah

Seperti yang dilangsir dari kutipan Ibu Martha Tilaar “Jadilah tuan dan nyonya di negeri sendiri”.

 

[Event] Beauty Blogger Gathering with Biokos-Caring Colours

26 Apr

Assalamualaikum,

Menulis, menulis, dan menulis rasanya sudah meresap dalam jemari, walau terkadang lebih cepat dari pada apa yang difikirkan. Sampai-sampai blog sendiri pun kadang terabaikan, maafkan.. Segala hal yang telah dijalani, dilakukan, dirasakan, dan difikirkan ingin rasanya dituangkan dalam tulisan agar saya selalu ingat apa yang telah terjadi kala itu, senang, sedih, gelisah, dan lain sebagainya.

Seperti rasa senang bukan kepayang hari itu (29/3), saya bangun pagi dan bergegas ke salah satu event seru Beauty Blogger Gathering with Biokos-Caring Colours di Outback Steak House Kuningan City.  Sebelumnyasaya sering ke event gathering seperti ini, tetapi untuk event kali ini agak berbeda dengan yang sebelumnya. Kalau saya tuangkan dengan 3 kata, seru, unik, knowledgable! Betapa tidak,  dalam acara ini selain sisi kecantikan dari Caring Colours, ditonjolkan pula sisi kesehatan kulitnya dari Biokos oleh masing-masing pakar ternamanya yang disajikan dari awal sampai akhir acara dan bebas dari kata bosan.

Suasana Beauty Blogger Gathering

Acara dimulai dengan makan siang Beef Steak ala Outback Steak House yang udah gak diragukan lagi enaknya (nyum!).

20140329_132954

 

Jam 13.30 tepat acarapun dimulai. Amaze! ternyata acara dibuka oleh Principal of Pustita Martha, Ibu Edwina Waas. Betapa tidak, ini adalah sekolah kecantikan yang saya idamkan sejak lama, dan sudah masuk target saya untuk segera menjadi muridnya.

20140329_140005

Edwina Waas – Principal of Peupita Matrha International Beauty School

Ya, wanita mana yang tidak ingin menjadi seorang BeautyPrenuer yang menjadikan hobi dan kesehariannya dalam bidang beauty, fashion, dan lifestyle dapat menjadi pendapatannya juga? Apalagi dalam faktanya, menurut Adrian Chang (CEO JobsDB), mengatakanIndonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah pencari kerja terbesar di Asia, yaitu 30 juta pencari kerja setiap tahunnya. Selain itu, jumlah wirausaha Indonesia dalam setahun terakhir meningkat dari 0,24% menjadi 1, 65% atau 3,74 juta orang).

Terlebih hasil survey dalam koran Kompas, (23/1) tertulis 10 pekerjaan menajanjian di masa depan dengan peringkat ter-wahidnya adalah Dunia Fashion. Tetapi jangan salah, industri fashion itu, tidak terpaku soal make up atau rambut saja, tetapi juga lainnya seperti photography, spa &  wellness, beauty aesthetic, bridal, wedding organizer, creative, entertainment, education, blogger dan lain sebagianya.

Boleh kesampingkan tentang itu, intinya karyawan atau wirausaha ini ada pada diri masing-masing, ingin bagaimana dan senyaman apa hidup seseorang itu. Tetapi bagi saya hal ini menarik untuk dipertimbangkan.

Kembali ke Puspita Martha School. Saya sudah mencari tahu banyak tentang sekolah ini, yang mana sudah berdiri sejak tahun 1970 yang mana jauh dari tahun kelahiran saya, dan berhasil menelurkan banyak murid yang berprestasi dengan range umur 17 tahun bahkan 56 tahun, Bahkan pernah memecahkan record gadis berumur 9 tahun dengan bakat dan darah seni keturunan dari orang tuanya ini pernah menjadi lulusan di sekolah ini, BeautyPreneurship adalah sebutan bagi alumninya. Setelah dipaparkan banyak BeautyPreneurship  yang berhasil, saya semakin ingin bersekolah di sana. Ibu Edwina menutup presentasi serunya dengan 3 kunci jadi entrepreneur sukses, knowledge, passion, dan fire!

20140329_144002

dr. Astrid F. Tilaar, Msi – Consulting Doctor di Puspisa Martha

 

Acara dilanjutkan dengan presentasi dari dr. Astrid F. Tilaar, Msi sebagai Consulting Doctor di Puspisa Martha. Walau jujur saya tidak begitu mengerti apa arti dari gelar di belakangnya, tetapi bisa saya simpulkan ini dokter kecantikan untuk pasien yang mau cantik yang selain pintar bahkan dokter ini cantik lengkap dnegan kulit yang juga cantik. Hmm, tapi bisa dibayangkan kalau ke dokter kecantikan kulit yang kulitnya gak cantik, pasti pasien mundur sebelum konsultasi.

Ini yang membedakan event ini dengan event kecantikan lainnya. Dr. Astrid membagikan beberapa tips dalam kecantikan yang tidak mengesampingkan sisi kesehatan kulit. Dari berbagai tips darinya, makan yang benar, olahraga yang cukup, dan skin care adalah hal yang paling penting dalam menjaga kecantikan dan kesehatan kulit.

Di era perkembangan teknologi saat ini, banyak sekali kita dengar tentang teknologi kulit yang ditawarkan oleh dokter-dokter kecantikan yang perlu kita ketahui agar tidak salah dalam pengambilan keputusan untuk mempercantik kulit.

Dari segala keluhan dan keinginan pasien-pasiennya, dr. Astrid mengklasifikasikan dalam 4 R faktor peremajaan kulit: Relax, Refill,Laser, dan Redrape.

Relax – dengan Botox. Kita sering mendengar Botox (Botulinum Toxin), tetapi jujur saja saya pun tidak tahu pasti dengan hal ini sebelumnya. Botox adalah metode kedokteran yang disarankan dokter bagi pasien yang mengalami pelemasan/ peregangan otot kulit. Pelemasan otot atau dalam bentuk kerutan di sekitar pinggiran mata atau mulut yang secara alamiah ini tidka bisa dihindarkan, karena terbentuk karena rutinitas tertawa, bicara, dan berekspresi.

Refill – dengan Dermal Filler. Ini berguna untuk mengencangkan/ mengisi bagian kulit disekitar pipi. Berasaldari kata fill, yaitu dengan mengisi cekungan di pipi agar terlihat lebih kencang.

Resurface – dengan Laser. Sebenarnya ini yang paling saya takutkan, bahkan sesaat setelah mendengarnya. Tetapi metode ini digunakan untuk menghilangkan jerawat, mencerahkan dan menghaluskan kulit.

Redrape – Surgical Procedure. Pembedahan untuk penggabungan kembali.

Selain teknikal, ada juga cosmeceuticals yaitu beberapa zat sehat yang berada diantara kosmetik dan medical yang berefek di dalam kulit, seperti antioksidan (Vit C dan E). Sedikit tips dari dr. Astrid, bahwa kulit berminyak untuk tidak mengkonsumsi vitamin E karena akan merangsang produksi minyak yang berlebih. Cosmeceucals lainnya yaitu Hyalunonic Acis biasanya digunakan untuk merangsang kolagen untuk kekenyalan kulit agar lebih kencang. Ada juga Alpha Hydro Acid untuk jerawat, dan Topical Retinoid untuk anti-aging.

Walaupun saya belum tentu akan melakukan beberapa treatment itu, tetapai memiliki pengetahuan tentang hal-hal tersebut menbuat saya lebih instropeksi tentang hidup lebih sehat, dengan makanan sehat dna olahraga yang teratur agar lifetime kesehatan kulit terjaga lebih lama. Seperi pesan yang disampaikan dr.Astrid dipenghujung presentasinya “Jika mau cantik, cantiklah yang sehat dan natural dan kenali produk yang akan digunakan”.

Acara yang dinantikan datang juga, yaitu praktek menggunakan produk kesehatan kulit, Biokos. Selain diberitahu bagaimana cara membersihkan wajah yang benar, kali ini Nur Azizah(Make Up Artist Martha Tilaar) membagikan tips meregangkan otot wajah yang simple dan berguna dengan “the natural face lift” dan mengajarkan cara memijat wajah yang baik dan benar. Wuih enaknya  yang jadi model, pasti seger setelah dilakukan pemijatan tersebut.

20140329_153333

The Natural Face Lift

20140329_153428

Pijat Wajah ala Azizah

Setelah muka bersih dan fresh kembali, acara dilanjutkan dengan tips make up ala Toney MLK, professional Make Up Artis and Hair Dresser sejak 2006, dan salah satu instruktur di Puspita Martha International Beauty School. Lebih okenya lagi, make up Toney ini sering dipakai untuk pemotretan Amica, Bazaar, Cosmopolitan, Hair Ideas, dan banyak lagi. Jadi gak sabar ikutin kelasnya!

Tahap demi tahap disharingkan oleh Toney, dari penggunaan BB Cream dengan cara yang tepat. Menurut Toney, penggunaan BB Cream sebaiknya menggunakan ujung jari karena suhu ujung jari lebih hangat sehingga lebih mudah meresap. Selain itu Toney juga berkata penggunaan BB Cream dan foundation tidak perlu dilakukan berkali-kali karena justru akan membuat wajah seperti menggunakan topeng. Kemudian dilanjutkan dengan bedak, lipstik, shading, dan yang paling menarik untuk saya adalah cara Toney dalam melakukan aplikasi make up pada mata.  Interesting!

Ada satu tips yang tidak akan saya lupakan tentang “jahit bulu mata”. Bukan benar-benar dijahit dengan jarum dan benang loh, tapi ini istilah Toney saja untuk metode pemasangan bulu mata agar terlihat lebih natural. Pernah liaht tidak, diberbagai buku make up atau hasil make up para professional make up artist, jika diperhatikan pada bulu mata sangat jelas terlihat bahwa bulu mata asli dan palsu tidak bersatu dan ini membuatnya terlihat tidak natural. Dan Toney membagikan tips untuk menyatukan bulu mata asli dan palsu tersebut dengan teknik “jahit bulu mata”, yaitu dengan menambahkan kembali lem pada pertengan bulu mata palsu (yang sudah terpasang di kelopak mata), kemudian dirapatkan bulu mata asli dan palsu dengan bantuan ujung belakang kuas agar lebih rekat dan tidak terpisahkan. Taraaa! Jadilah bulu mata anti badai yang sempurna dan terlihat natural walaupun dengan bulu mata yang sangat besar dan tebal sekalipun. Ilmu yang selama ini belum saya dapatkan dari Make Up Artist lainnya.

Teknik Jahit bulu mata - Toney MLK

Teknik jahit bulu mata – Toney MLK

Hasil praktek jahit bulu mata (padahal dapetnya bulu mata yang tebal dan panjang banget, tapi terlihat lebih menyatu)

Hasil praktek jahit bulu mata (padahal dapetnya bulu mata yang tebal dan panjang banget, tapi terlihat lebih menyatu)

Acara ditutup dengan foto bersama dan goodybag cantik yang berisi banyak sekali produk Biokos dan Caring Colours. It’s been an unforgatable beauty blogger gathering ever!

Foto-foto bersama

Foto Bersama: Setengah dari jumlah peserta Gathering (saking ramenya, tempat fotonya gak muattt!)

 

Terima kasih, we’ll see you on the next event.

 

 

Vote Me for YCPA 2013, yuk!

7 Jun

Assalamualaikum..

Vote me on YOUNG CARING PROFESSIONAL AWARDS 2013, yuk!

Dua langkah mudah:

Langkah 1 : https://www.facebook.com/caringcolours.ycpa

Langkah 2 : https://apps.facebook.com/caringcolor/

Klik THE FINALIST > HALAMAN 2 > MY PHOTO> VOTES!

cahya

Apa itu YCPA?

Young Caring Professional Award (YCPA) yang sudah terbentuk sejak 2010. For your info, YCPA itu sebuah bukti atas komitmen Caring Colours Martha Tilaar untuk mempercantik wanita Indonesia. Ajang ini bukan hanya didedikasikan untuk kesempurnaan penampilan saja, tetapi juga pada keinginan dan mimpi para pesertanya, baik untuk menjadi pekerja professional ataupun entrepreneur.

Syukron..  🙂

Disponsori oleh Caring Colours & Samsung Mobile

Launching Caring Colours Kit and YCPA Gathering

13 Feb

Assalamualaikum.

2 Februari 2013 – Hari itu saya dan beberapa teman blogger juga media mendapat undangan dan kesempatan untuk hadir dalam acara YCPA gathering dan sekaligus launching make up kit Caring Colours “Beauty License for Professionals” di Kampung Djamoe Organik Martha Tilaar, Cikarang.

Bayangan saya di awal, Cikarang punya Kampung Djamoe Organik? Wah pasti sangat keren. Karena seperti yang kita tahu, Cikarang adalah kawasan industry, dimana0mana ditemukan pabrik. Jadi sangat tertarik untuk mengunjinya juga.

Berangkatlah kita semua dengan bus yang sudah disediakan Caring Colours di sekitaran Plasa Semanggi jam 8 pagi. Dan ternyata benar, Kampung Djamoe Organik Martha Tilaar, Cikarang adalah hamparan hijau!IMG_4844
???????????????????????????????
IMG_4847  ???????????????????????????????

Disambut dengan minuman sehat dengan racikan, jahe, sereh, dan gula merah. Jamu manis!hihi

 IMG_4845

Ada juga demo pembuatan Djamoe. Ini dia klorofil alami yang ternyata terbuat dari daun cincau.

???????????????????????????????

Setelah lelah berkeliling di Kampung Djamoe, dibagikan tips Relaxation yang ampuh untuk berbagai situasi, untuk yang lelah bekerja, terlalu lama menyetir kendaraan, atau yang pegal karena melakukan hal yang monoton selama berjam-jam. Huah! Relax seketika!

Tibalah di acara puncak, yaitu saat untuk Launching make up kit make up kit Caring Colours “Beauty License for Professionals”. Senang bukan main! Setelah saya dengan yang baru diluncurkan itu memang sengaja dirancang sebagai solusi praktis untuk wanita. Ada 4 pilihan Beauty Guide : untuk Office, Me Time, Hang Out sama teman-teman, dan bahkan untuk mendukung hobi saya yang suka Traveling (ini paling penting! hihi).

Ini dia bentuk dalamnya :

???????????????????????????????

Keterangan :

  1. Lipstick 3 warna
  2. Eye Shadow 3 warna
  3. Blush on 1 warna
  4. Two way cake (bedak) 1 buah
  5. Mini Mascara
  6. Kuas aplikator (lengkap!)
  7. Kaca dan tas pouch cantik.

Banyak bonusnya, demo make up pun dimulai!

???????????????????????????????

Setelah dapat ilmu make up demo, saatnya saya praktekkan di rumah sebelum berangkat ke kantor. Ternyata benar, saking praktisnya hanya butuh 15 menit saja untuk aplikasikan semua sebelum berangkat ke kantor.

15menit

Keterangan :

  1. Sebelum gunakan bedak, dasari muka dengan BB Cream, dan lapisi dengan bedak two way cake  pada kit secara merata, utnuk mengurangi kesan berminyak.
  2. Aplikasikan warna pink pada kelopak mata secara merata.
  3. Aplikasikan warna ungu (warna lebih gelap) pada sudut mata.
  4. Pada tulang alis, aplikasikan warna putih (warna yang lebih terang dr pink pada kelopak).
  5. Aplikasikan blush on pada tulang pipi (tips : senyumlah ketika mengaplikasikan, agar tulang pipi lebih jelas terlihat).
  6. Gunakan marcara mini yang tersedia pada kit.
  7. Sebagai tambahan gunakan eyeliner (tambahan di luar kit).
  8. Gunakan lipstick dengan warna sesuai selera.

15 meit menuju cantik. TARAAA!!!!

IMG_4918[1]

Launching kit Caring Colours ini secara eksklusif diperkenalkan dalam acara “Caring for Your Community” bersama Young Caring Professional Award (YCPA) yang sudah terbentuk sejak 2010. For your info, YCPA itu sebuah bukti atas komitmen Caring Colours Martha Tilaar untuk mempercantik wanita Indonesia. Ajang ini bukan hanya didedikasikan untuk kesempurnaan penampilan saja, tetapi juga pada keinginan dan mimpi para pesertanya, baik untuk menjadi pekerja professional ataupun entrepreneur. Bisa dibayangkan, banyak banget orang hebat yang berkumpul di gathering hari itu, seperti Era Soekamto (Designer & salah satu juri YCPA), Deborah Dewi (Graphologist & YCPA Winnwe 2011), dan tidak ketinggalan hadir pula DR. Martha Tilaar (founder & Chairwoman Martha Tilaar Group).

IMG_5199[1] ???????????????????????????????

Masih banyak lagi orang-orang hebat yang tergabung di sana. Senang luar biasa ketika mereka bilang bahwa Caring Colours menyediakan sarana untuk mengenal lebih dekat wanita-wanita hebat tersebut dalam suatu komunitas Caringlova melalui website Caring Colour (link : www.caringcolours.com) atau YCPA (link : www.ycpa-info.com). For free untuk Tanya-tanya soal karier, fashion dan kecantikan, dan menciptakan kehidupan professional yang seimbang.

Pulangnya kita semua bawa pulang tanaman organik ( saya dapetnya pohon sirih.hihi) dan goodiebag yang isinya kit terbarunya Caring Colours.

IMG_5197[1] IMG_5198[1]

Kesimpulan seluruh acara hari itu adalah KEREN!

YCPA 2013 sudah di depan mata, pendaftaran masih di buka hingga April 2013 melalui YCPA (link : www.ycpa-info.com).

Yuk ikutan se.ka.rang! ^^